Sejumlah organisasi yang tergabung dalam 'Tolak SBY' berencana menduduki gedung DPR RI pada Senin, (20/10/2009), tepat pada acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.

"Kita akan duduki DPR. Mungkin awalnya tanggal 20 Oktober dan kita harus menyiapkan massa. Dalam waktu 5 hari setelah pendudukan saya percaya akan jatuh (SBY-Boediono)," ujar Penanggung Jawab Rakyat Bergerak Sri Bintang Pamungkas (SBP).

Hal ini dikatakannya pada dialog dan konsolidasi menyikapi pelantikan SBY di Doekoen Coffe, Jl. Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2009).

Menurut SBP, sejak awal berdirinya Republik Indonesia, belum pernah ada rakyat yang menolak presiden terpilih.

"Ini akan terjadi yang tentu saja harus dijatuhkan. Ia pun presiden yang menyeleweng dari konstitusi. Dia harus jatuh dan dijatuhkan," tegasnya.

Lebih lanjut, bagi SBP, jika nantinya usaha pendudukan gedung DPR berhasil dan menggagalkan pelantikan SBY-Boediono, maka SPB mengusulkan percepatan pemilu.

"Jadi mulai sekarang kita harus merancang untuk menjatuhkan pemerintah kita. Anda tidak akan ditangkap, penjara dan dibunuh," kata SBP dengan semangat.

Ketidakpercayaan terhadap kinerja pemerintah sebagai alasan utama pendudukan gedung DPR itu." Soal kelaparan, kemiskinan, century, dan KPK bahwa pemerintahan ini sudah tidak bisa dipercaya," pungkasnya.(detik)

PESAN SPONSOR 24 jam

TAMU 24 JAM


ShoutMix chat widget

PENGIKUT 24 JAM