Saudara, info yang saya dapat mengenai khasiat Buah Merah yang memang cukup dasyat, Subhanallah.... Berikut infonya :Kanker Payudara
Dosis yang dianjurkan 3 x sehari masing – masing satu sendok makan, yaitu pada pagi dan siang hari serta malam hari menjelang tidur. Untuk kasus kanker payudara yang sedang ikut program kemoterapi, konsumsi sari buah merah dilakukan 2 hari setelah kemoterapi. Konsumsi sari buah merah dapat dikombinasikan dengan minum susu.
Kista
Dosis yang dianjurkan 2 x sehari yaitu pada pagi hari dan menjelang tidur pada malam hari, masing – masing 1 sendok makan.
Tumor Rahim
Dosis yang dianjurkan 3 x sehari masing – masing 1 sendok makan ( pagi, siang, dan malam hari ). Selama 2 minggu nanti akan ada perubahan. Hindari makanan berlemak, jika bisa sebaiknya menjadi vegetarian saja.
Kanker Getah Bening
Dosis yang dianjurkan 3 x sehari masing – masing 1 sendok makan. Hindari makanan berlemak tinggi, makanan yang dibakar dan memperbanyak konsumsi sayur – sayuran dan buah – buahan. Bagi penderita kanker getah bening yang sudah di operasi, dan saat ini mengikuti kemoterapi mempunyai efek paru – paru basah, untuk kasus seperti ini, sebaiknya dosis diturunkan dan dicampur dengan madu.
Kanker Otak
Pada kasus kanker otak yang sudah lama mengonsumsi obat dokter dan diare pada saat pengkonsumsian sari buah merah, sebenarnya tidak semua orang mengalami hal tersebut. Diare yang terjadi biasanya hanya beberapa hari saja. Jika konsumsi sari buah merah dilanjutkan, diare tidak akan muncul lagi. Oleh karena sebelumnya telah mengonsumsi obat dokter cukup lama,maka akan terjadi pengendapan. Kandungan omega 3 dalam sari buah merah yang dikonsumsi menyebabkan terjadinya proses penguraian ( detoksifikasi ), melalui pengeluaran kotoran yang sangat cepat sehingga terjadi diare. Jika detoksifikasi tidak terjadi, maka kecepatan metabolisme menjadi lambat sehingga daya tahan tubuh lemah. Jika proses detoksifikasi terjadi maka daya tahan meningkat dan sel T Helper penderita kanker juga akan meningkat. Jika hasil laboratorium menunjukkan penurunan sel kanker, maka dosis penggunaan sari buah merah dapat diturunkan. Konsumsi tetap dilanjutkan untuk menjaga sel kanker sel kanker tidak menyebar lagi. Jika perlu konsumsi dilanjutkan 1 – 2 tahun sampai sel kanker benar – benar hilang.
Kanker Tulang
Sari buah merah dapat dicoba untuk permasalahan kanker tulang. Kandungan kalsium dalam sari buah merah sangat tepat untuk mengatasi kanker tulang. Tingginya kandungan beragam jenis antioksidan dalam sari buah merah juga akan memberikan akses dalam menghambat sel kanker.
Tumor Otak
Konsumsi sari buah merah dapat dilakukan sampai 3 bulan. Khusus tumor dan kanker sebaiknya dicek setiap bulan, jika daya tahan dan aktivitasnya meningkat, berarti kondisinya mulai membaik. Saat mengonsumsi sari buah merah, harus mengonsumsi makanan rendah lemak.
Kanker Tiroid
Untuk kasus tiroid, sari buah merah sangat cocok. Hal ini dikarenakan kandungan iodium dari sari buah merah hampir 85 %. Dosis yang digunakan sebaiknya 2 x sehari masing – masing 1 sendok makan.
Kanker Kandungan
Jika sedang menjalani kemoterapi, konsumsi sari buah merah dilakukan 2 hari sesudahnya. Dosis 2 x sehari, masing – masing 1 sendok makan.
Kanker Lever ( Hepatoma )
Pada kasus hepatoma yang sudah operasi dan mengalami kebocoran jahitan, konsumsi sari buah merah cukup 2 x sehari, masing – masing 1 sendok teh. Setelah minum sari buah merah selama 2 minggu, wajah akan lebih cerah. Kandungan antioksidan, omega 3, dan omega 9 dapat meregenerasi organ yang rusak. Jauhi makanan berlemak dan sebaiknya tidak mengonsumsi minyak kelapa sawit.
Tumor Saraf
Pada kasus ini, selain mengonsumsi sari buah merah, sebaiknya setiap 1 bulan lakukan chek up ke dokter untuk memastikan kondisi. Jika sudah normal, konsumsi bisa dihentikan. Kurangi makanan yang berlemak, terutama daging bagian dada dan paha.
Mioma dan Kista Ovarium
Dosis yang dianjurkan 2 x sehari masing – masing 1 sendok makan, apabila tidak dapat menerima dosis tersebut, maka dosis dapat diturunkan menjadi 1 sendok teh, tetapi tetap 2 x sehari. Sari buah merah adalah herbal, maka tidak menimbulkan efek samping. Penderita kanker yang cocok dengan sari buah merah ditandai dengan nafsu makan meningkat dan berat badan bertambah. Dapat dikombinasi dengan susu dan madu. Pada penderita kanker dan tumor, hindari makanan berlemak, sebaiknya menjadi vegetarian. Jika sedang menjalani
kemoterapi, sari buah merah dikonsumsi setalah 2 hari dilakukan kemoterapi. Penurunan dosis memungkinkan untuk dilakukan apabila tidak dapat menerima seperti dosis yang dianjurkan. Pastikan sari buah merah yang digunakan berkualitas baik. (web)