Partai Golkar di bawah Aburizal Bakri alias Ical sudah resmi berkoalisi dengan pemerintahan SBY-Boediono. Kursi menteri tentu akan menjadi kompensasinya. Beberapa pihak memprediksi perolehan suara di Pemilu 2014 akan semakin menurun karena ikut koalisi. Namun, Golkar yakin malah naik.

DPP Golkar di bawah Ical memiliki program-program untuk memenangkan Pemilu 2014, termasuk melakukan konsolidasi. Dan Golkar yakin bahwa suara akan naik dibanding 2009,"

Keputusan koalisi dengan pemerintahan SBY-Boediono, merupakan hasil keputusan Golkar sangat sangat solid. Keputusan koalisi ini sangatlah strategis.

Ada dua alasan mengapa Golkar bergabung dalam pemerintahan SBY-Boediono. Pertama, sesuai amanat rakyat, Golkar harus terlibat dalam pembuatan kebijakan-kebijakan publik. Dan tampaknya Golkar akan lebih bagus, kalau selain ikut membuat kebijakan publik, juga ikut melaksanakannya dalam pemerintahan.

Alasan kedua, visi dan misi pemerintahan SBY yang menjunjung tinggi Pancasila, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika sama dengan misi dan visi Golkar. Jadi, dua alasan itu yang membuat Golkar harus berkoalisi dalam pemerintahan. (Situs)

PESAN SPONSOR 24 jam

TAMU 24 JAM


ShoutMix chat widget

PENGIKUT 24 JAM