Meski sudah mengikuti fit and proper test calon menteri di Cikeas, tidak langsung membuat Presiden PKS mundur dari DPR. Dia baru akan mundur sebagai wakil rakyat jika jabatan menteri sudah di tangan."Ya itu nanti kalau sudah dipilih (jadi menteri). Di DPR saya ketua Komisi I, lumayankan," ujar Tifatul kepada wartawan di kediaman pribadi SBY, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2009).
Tifatul juga berkomentar soal kemungkinan dirinya mundur dari kursi Presiden PKS jika menjadi menteri. Menurut Tifatul, di PKS tidak ada kebiasaan rangkap jabatan publik dan politik.
"Kita di PKS terbiasa tidak merangkap jabatan publik dan posisi politik. Pak Hidayat dan Pak Nurmahmudi dulu juga begitu," tutur Tifatul.
Saat ditanya berapa jatah menteri PKS, Tifatul tidak menjawab dengan tegas. "Hari ini saya datang berdua bersama Pak Salim Assegaf al Jufri. Besok kalau Insya Allah ada lagi, ya Alhamdulillah," kata Tifatul.
Jadi Menkominfo
Tifatul mengisyarakatkan dirinya bakal diangkat sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo).
"Presiden memberikan arahan bahwa dalam paparan internasional kita sedang berkompetisi sangat cepar. Karenanya kita harus meningkatkan kompetensi masyarakat dari yang berbasis agrikultur ke pada IT dan pengetahuan. Maka bagaimana ke depan nanti ICT (Information, Communication dan Technology) bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Tifatul di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2009).
Tifatul menambahkan, SBY juga memberikan arahan mengenai masalah e-business dan e-government untuk mempermuda prosedur dalam pemerintahan dan mencegah kemungkinan korupsi. Karena dengan itu semuanya menjadi lebih transparan.
"Nanti akan ada diskusi lebih lanjut, bagaimana untuk pembangunan yang menyerap tenaga kerja lebih banyak dan membuat negara kita lebih maju. Cuci tangan sampai bersih, sekian terima kasih," ujar Tifatul sedikit bercanda.(web)